Highguard Masih Tak Ada Kabar Meski Rilis 2 Minggu Lagi

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Highguard – Pengumuman game di The Game Awards 2025 kemarin ditutup dengan game shooter nan bakal segera rilis dalam waktu dekat ialah Highguard. Game ini dikembangkan oleh mantan developer game Titanfall dan Apex Legends.

Namun sejak perilisannya, tidak ada info terbaru mengenai game tersebut. Dan memasuki 2 minggu sebelum perilisannya, tim developer Highguard tetap hening tanpa membagikan apapun. Ada apa?

Rilis 2 Minggu Lagi, Highguard Masih Tak Ada Kabar?

Promosi Terakhir di TGAPromosi Terakhir di TGA

Highguard merupakan game shooter nan dikembangkan oleh Wildlight Entertainment, studio nan berisikan mantan-mantan developer dari game Titanfall dan Apex Legends. Game ini direncanakan rilis pada tanggal 26 Januari 2026.

Namun, hingga saat buletin ini diangkat, akun sosial media dari game tersebut tetap hening dan tidak memberikan berita ataupun promosi mengenai game nan mereka kembangkan secara “diam-diam” ini.

2 Minggu Menuju perilisan2 Minggu Menuju perilisan

Memang, sejak pengumumannya di aktivitas TGA 2025, game ini mendapat kritik nan sangat keras lantaran menggunakan slot “termahal” di aktivitas tersebut untuk mengumumkan game nan dinilai netizen sebagai game generik.

Namun, alih-alih melakukan postingan pembaruan mengenai pengembangan alias promosi fitur dan gameplay, akun sosial media justru kosong. Postingan terakhir dari akun Twitter/X Highguard hanya memberikan ucapan terima kasih kepada Geoff Keighley dan TGA pada tanggal 12 Desember 2025.

Diam Adalah Bentuk Promosi?

Apakah Hening Bentuk dari PromosiApakah Hening Bentuk dari Promosi

Pada umumnya, ketika sebuah game diumumkan dan bakal rilis dalam waktu dekat, tim developer melalui akun sosial media mereka bakal membagikan beragam perihal agar para fans tetap tertarik dan penasaran dengan game nan dikembangkan.

Komunikasi ini adalah corak promosi nan dilakukan oleh banyak studio agar game mereka dapat dilihat oleh para fans mulai dari pengenalan karakter, mekanik gameplay, story, alias perihal lainnya nan bisa dibagikan.

Namun untuk Highguard, studio justru tidakhadir dan terkesan “menghilang”. Dan ini menimbulkan kekhawatiran. Ada beberapa pendapat nan menganggap bahwa diamnya Highguard merupakan salah satu corak promosi mereka agar tetap dibicarakan, mengingat studio berisikan mantan developer Apex Legends nan merilis game mereka secara diam-diam juga.

Tetapi, game ini telah mendapat cap dari para netizen sebagai “Concord 2.0″ sejak perilisan trailernya sehingga tim developer kudu secepatnya mencoba untuk menghapus cap tersebut dari game mereka.


Baca juga info menarik Gamebrott lainnya terkait Berita atau tulisan lainnya dari Javier Ferdano. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com

Tags:

Selengkapnya