Developer BrownDust 2 Sensor – Pada bulan Desember 2025, game BrownDust 2 buatan developer GAMFS N rencananya mau dirilis di platform jasa Steam. Namun tepat 1 minggu sebelum rilis, laman game tersebut di Steam justru tiba-tiba menghilang sehingga berhujung dengan keputusan gamenya batal rilis di platform jasa tersebut.
Dalam beberapa hari terakhir, organisasi Player-nya ramai melakukan protes terhadap developer lantaran rencana mereka untuk melakukan sensor konten-konten fanservice nan ada di game ini agar bisa menggapai sasaran audience nan lebih luas. Seperti apa kronologinya?
Awal Mula Developer BrownDust 2 Diprotes oleh Player Terkait Rencana Banyak Konten Disensor
Seperti apa kronologi awal tim developer diprotes organisasi Player gamenya mengenai rencana mereka bakal melakukan sensorSemua ini berasal dari developer GAMFS N sempat ada mengumumkan bahwa mereka berencana untuk melakukan sensor terhadap banyak konten nan ada di game ini, mulai dari skin, cutscene, sampai fitur fanservice-nya.
Ternyata pengumuman tersebut justru menjadi boomerang bagi mereka dimana organisasi Player-nya banyak nan tidak setuju. Dilihat dari komentar-komentar dari Player di organisasi game ini, banyak dari mereka protes dan apalagi tidak sedikit dari mereka mengatakan bakal berakhir bermain BrownDust 2 jika developer betul-betul bakal melakukan sensor.
Banyak Player di organisasi game ini protes terhadap rencana developer mau melakukan sensor kontennyaSetelah ditelusuri lebih lanjut, rupanya argumen rencana developer untuk melakukan sensor terhadap BrownDust 2 adalah agar gamenya bisa dirilis secara lebih luas di platform mainstream seperti Steam dan juga pasar UK/EU.
Padahal sebelumnya mereka pernah menjelaskan ketika gamenya batal rilis di Steam, developer membikin pernyataan gimana mereka lebih baik membatalkannya dan mempertahankan konten-konten gamenya dengan fanservice nan sudah menjadi karakter unik dari game ini. Hal ini membikin organisasi Player merasa dikhianati oleh developer nan sudah pernah berjanji tidak bakal melakukan sensor terhadap gamenya.
Permintaan Maaf Developer dan Rencana Kedepan
Developer sampai kudu minta maaf dan melakukan livestream mendadak dalam menanggapi protes dari organisasi PlayerMengetahui kondisi nan terjadi di organisasi gamenya, developer GAMFS N melakukan livestream mendadak pada 12 Januari 2026 di channel Youtube resmi. Jun-hee Lee selaku Director BrownDust 2 menyampaikan banyak info mengenai rencana developer melakukan sensor terhadap gamenya dan juga protes dari organisasi Player.
Pertama-tama, Jun-hee Lee mewakili jejeran developer BrownDust 2 meminta maaf kepada seluruh organisasi Player gamenya. Sang Director mengakui bahwa dia melakukan kesalahan fatal lantaran telah mengingkari kepercayaan dari organisasi Player terhadap janji developer atas gamenya bebas sensor. Dia juga mengaku sangat menyesal atas keputusan tersebut nan membikin banyak Player merasa kecewa.
Maka dari itu, developer memutuskan semua rencana mereka untuk melakukan sensor terhadap konten BrownDust 2 sekarang telah dibatalkan. Hal ini juga bertindak terhadap konten-konten nan rencananya menjadi sasaran sensor mereka.
BrownDust 2Dari kejadian ini, developer BrownDust 2 sekarang mulai menetapkan rencana baru dimana mereka tidak bakal mengubah konten nan di dalam game secara dunia lagi. Apabila developer mendapatkan perintah dari suatu negara alias platform tertentu untuk meminta game mereka disensor, mereka berencana bakal menggunakan langkah lain agar gamenya tetap bisa dimainkan tanpa sensor.
Salah satunya adalah developer berencana bakal memilih untuk menutup game di region mengenai dan membikin gamenya jenis original tanpa sensor alias lewat platform jasa pihak ketiga nan hanya bertindak di sana. Hal ini bermaksud agar organisasi Player tidak lagi menjadi korban demi memenuhi patokan dari suatu negara alias platform tertentu.
Itulah info mengenai developer BrownDust 2 membatalkan rencana mereka melakukan sensor konten terhadap gamenya setelah mendapat banyak protes dari organisasi Player. Bagaimana menurut kalian dengan info ini?
Baca juga info menarik Gamebrott lainnya terkait BrownDust atau tulisan lainnya dari Muhammad Faisal. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·