Co-Creator Tomb Raider Legacy of Atlantis – Para pemain sudah menunggu lama untuk memandang apa langkah berikutnya dari Crystal Dynamics untuk seri Tomb Raider. Nah, lewat pengumuman Tomb Raider: Catalyst di The Game Awards 2025, pemain akhirnya mendapatkan jawaban. Ditambah lagi, juga ada jenis remake dari game pertama nan berjudul Tomb Raider: Legacy of Atlantis nan rencananya bakal rilis tahun depan.
Menyenangkan memang ketika memandang salah satu game terbaik di serinya mendapat polesan baru, tapi langkah tersebut bukan buahpikiran nan betul-betul baru. Game pertama Tomb Raider sudah acapkali digarap ulang (lewat Tomb Raider: Anniversary misalnya), nan mana itu juga sempat disorot oleh salah satu pembuat serinya, Paul Douglas.
Seperti apa komentar dari Co-Creator Tomb Raider, ya?Lewat cuitan di media sosial Bluesky miliknya, Paul Douglas selaku Co-Creator Tomb Raider membagikan pendapatnya soal Tomb Raider Legacy of Atlantis. Dalam cuitan itu Douglas memamerkan gambar seekor dinosaurus dengan caption “She’s back, apparently.” Kata “apparently” di situ terasa cukup menyindir dan cukup jelas menunjukkan gimana perasaannya terhadap game remake itu.
Salah satu sosok paling berpengaruh di kembali lahirnya Lara itu juga menuliskan bahwa dia sebenarnya lebih tertarik untuk menjelajahi “dunia-dunia baru nan hilang” daripada terus-terusan membikin ulang, me-remake me-remaster lagi sesuatu nan dia dan timnya kerjakan dengan tekanan luar biasa di era tahun 90-an. Namun setidaknya Douglas tetap sepakat soal satu perihal ialah dinosaurus bakal selalu keren.
Tomb RaiderKalian bisa lihat komentar dari Paul Douglas di bawah ini.
Rawr! She's back apparently. Personally I'd prefer exploring new lost worlds than another remake/remaster/reimagining of something we crafted under intense duress in the 90's. Fingers crossed, eh.Dinosaurs will always be cool though…
— Paul Douglas (@cnhyv.bsky.social) 2025-12-11T12:07:16.317ZKomentar dari Paul Douglas Lainnya
Paul Doglas juga beri komentar terhadap Tomb Raider CatalystSecara umum, respon terhadap Tomb Raider Legacy of Atlantis cukup positif sejak pertama kali diumumkan, tapi dapat dipahami pula kenapa Douglas agak sinis memandang game Tomb Raider pertama lagi-lagi dijadikan pusat perhatian.
Untungnya, kekesalan Douglas sedikit melunak ketika Tomb Raider: Catalyst diumumkan. Dalam cuitan terpisah di Bluesky, Douglas mengatakan “the best of both worlds” nan menunjukkan bahwa sepertinya dia sudah lebih berbaikan dengan Legacy of Atlantis lantaran game tersebut diumumkan berbareng game anyar nan betul-betul membawa Lara ke arah cerita nan baru.
Baca juga info menarik Gamebrott lainnya terkait Tomb Raider atau tulisan lainnya dari Arif Gunawan. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·